Musda X Golkar Ambon, Perbedaan Kader Didorong Jadi Energi Positif

RT.COM, Musyawarah Daerah (Musda) X Partai Golkar Kota Ambon menjadi momentum konsolidasi internal, penguatan solidaritas kader, serta penentuan arah kebijakan partai untuk lima tahun mendatang. Kegiatan tersebut berlangsung di Swiss-Belhotel Ambon, Sabtu (10/10/2026).

Ketua Panitia, Semmy Toisuta, dalam laporannya menegaskan pentingnya soliditas kader, evaluasi kinerja, serta suksesi kepemimpinan yang demokratis dan bermartabat.

Musda X mengusung tema “Golkar-Golkar Solid Indonesia Maju” dengan subtema “Memantapkan Konsolidasi Memperkuat Komitmen Karya Kekaryawanan untuk Mewujudkan Kejayaan Bersama.”

Semmy menjelaskan, pelaksanaan Musda bertujuan mengevaluasi dan mempertanggungjawabkan kinerja kepengurusan sebelumnya, merumuskan arah kebijakan strategis, serta menetapkan program kerja partai untuk lima tahun ke depan.

Selain itu, forum tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat persatuan antarkader dan melaksanakan suksesi kepemimpinan DPD Partai Golkar Kota Ambon periode 2025–2030 secara demokratis.

“Musda ini diharapkan mampu melahirkan arah kebijakan lima tahun ke depan untuk merebut posisi publik, sehingga terwujud apa yang kita harapkan bersama, yaitu suara rakyat, suara Golkar,” tegas Semmy.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Ambon, jajaran pengurus Partai Golkar, manajemen Swiss-Belhotel, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Sementara itu, Plt. Ketua DPD II Partai Golkar Kota Ambon, Elly Toisuta, menegaskan bahwa Musda X bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum pembaruan untuk memperkuat strategi dan manajemen partai.

Menurut Elly, dinamika dalam demokrasi internal harus menjadi pembelajaran bagi seluruh kader. Perbedaan pandangan perlu dikelola secara bijaksana agar menjadi kekuatan positif dalam mencapai tujuan bersama.

“Perbedaan apa pun, bila dikelola dengan manajemen yang terukur, pasti dapat menjadi energi positif yang mendorong tercapainya tujuan-tujuan besar,” ungkap Elly.

Ia menekankan pentingnya menjaga soliditas internal agar kepentingan pribadi maupun kelompok tidak mengesampingkan kepentingan partai. Kepemimpinan yang dihasilkan melalui Musda juga diharapkan mampu merangkul seluruh potensi kader dan memperkuat konsolidasi organisasi.

Elly turut menegaskan komitmen Partai Golkar Kota Ambon untuk terus berjalan bersama Pemerintah Kota Ambon dalam mengawal program pembangunan serta memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dalam sambutannya menyampaikan bahwa partai politik memiliki kedudukan strategis dalam membangun demokrasi. Menurutnya, partai politik tidak hanya menjadi wadah penyaluran aspirasi masyarakat, tetapi juga berperan dalam pendidikan politik, kaderisasi, dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

Ia menilai Partai Golkar sebagai salah satu kekuatan politik di Kota Ambon memiliki tanggung jawab untuk ikut mendorong tercapainya kesejahteraan masyarakat melalui peran dan kontribusinya dalam pembangunan daerah.

Bodewin juga mengingatkan bahwa musyawarah harus dimaknai sebagai sarana menyatukan perbedaan dan menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi organisasi maupun masyarakat luas.

Terkait tema Musda X, ia menegaskan bahwa solidaritas merupakan syarat penting bagi kemajuan sebuah organisasi. Soliditas tersebut perlu didukung kepemimpinan yang bijaksana, kaderisasi berkelanjutan, serta komitmen untuk mengutamakan kepentingan bersama.

“Tidak ada organisasi yang tidak solid yang bisa maju dan berkembang. Karena itu, solidaritas harus diwujudkan dalam setiap peran dan fungsi Partai Golkar, bukan berhenti sebatas tema Musda,” ujar Bodewin.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Pemerintah Kota Ambon membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk Partai Golkar, untuk menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan.

Ia berharap Golkar terus membangun komunikasi yang produktif dengan masyarakat, sesama partai politik, dan pemerintah daerah sehingga berbagai tantangan di Kota Ambon dapat dihadapi melalui kerja sama.

“Yang terpenting adalah menjadikan kerja sama dan kolaborasi sebagai jalan untuk menghadirkan solusi bersama,” tegasnya.

Bodewin juga mengajak seluruh elemen politik untuk menjaga budaya demokrasi yang santun dan berintegritas agar perbedaan politik tidak mengganggu persatuan dan kesatuan masyarakat.

Melalui Musda X ini, diharapkan Partai Golkar Kota Ambon semakin solid, mampu merumuskan arah kebijakan yang jelas untuk lima tahun mendatang, serta meningkatkan kontribusinya dalam pembangunan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. **(NN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *