Tak Tinggal Diam, Walikota Ambon Turun Langsung Pimpin Pemadaman Karhutla Gunung Nona

RT.COM, Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Pensip, Gunung Nona, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, selama kurang lebih dua pekan mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena.

Pada Minggu (11/10/2026), Bodewin turun ke lokasi untuk meninjau kondisi terkini sekaligus mengoordinasikan penanganan kebakaran yang hingga kini membutuhkan upaya pemadaman secara berkelanjutan.

Di lokasi kejadian, Bodewin memastikan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus bekerja mengendalikan api. Upaya tersebut dilakukan untuk menekan penyebaran kebakaran sekaligus mencegah kobaran api menjangkau kawasan lain di sekitarnya.

Tak sekadar melakukan peninjauan, orang nomor satu di Kota Ambon itu juga terlibat langsung dalam memimpin penanganan karhutla. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Ambon untuk memastikan penanganan bencana berjalan terkoordinasi, mengingat kebakaran di kawasan perbukitan memiliki tantangan tersendiri.

Dalam proses pemadaman, BPBD Kota Ambon turut mendukung kebutuhan pasokan air bagi petugas pemadam kebakaran. Dukungan tersebut menjadi salah satu unsur penting untuk menjaga kelancaran operasi, terutama dalam menghadapi kebakaran yang membutuhkan penanganan intensif dan berulang.

Penanganan karhutla ini melibatkan sejumlah perangkat daerah. Bodewin turut didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ambon, Melvin Latuihamallo, serta Camat Nusaniwe, Niel Wattimena. Kehadiran jajaran tersebut memperlihatkan keterlibatan pemerintah daerah dalam memantau perkembangan situasi sekaligus mendukung koordinasi penanganan di lapangan.

Kebakaran di kawasan Pensip, Gunung Nona, menjadi bagian dari persoalan karhutla yang dalam beberapa pekan terakhir terjadi di sejumlah titik di Kota Ambon. Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan petugas serta koordinasi antarlembaga agar api dapat dikendalikan dan dampaknya terhadap lingkungan maupun masyarakat dapat diminimalkan.

Di tengah upaya pemadaman yang masih berlangsung, kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api baru juga menjadi perhatian penting. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya ketika kondisi lingkungan kering dan api mudah merambat.

Peninjauan langsung oleh Wali Kota diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara Damkar, BPBD, dan perangkat daerah terkait hingga penanganan kebakaran selesai. Pemantauan secara berkelanjutan juga diperlukan untuk memastikan kondisi di lokasi tetap terkendali dan mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.

Melalui kerja sama seluruh unsur yang terlibat, Pemerintah Kota Ambon berupaya menekan risiko meluasnya kebakaran di kawasan Pensip, Gunung Nona, serta memastikan keselamatan masyarakat dan lingkungan tetap menjadi prioritas. **(NN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *