RT.COM, Jakarta, 31 Januari 2026 – Jasa Raharja mendukung penguatan penanganan kecelakaan lalu lintas serta peningkatan keselamatan berkendara di Ruas Tol Jakarta–Cikampek (Japek), khususnya dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Idulfitri 2026 yang akan berlangsung dalam waktu dekat.
Sebagai wujud komitmen tersebut, Jasa Raharja turut hadir dalam kegiatan peninjauan kesiapan Tol Jakarta–Cikampek (Japek) 2 Selatan yang digelar pada Kamis, 29 Januari 2026. Ruas tol ini direncanakan akan difungsionalkan secara terbatas sebagai jalur alternatif strategis guna mendukung kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik dan balik Idulfitri 2026.
Kegiatan peninjauan tersebut dihadiri oleh Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin bersama Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono beserta jajaran direksi Jasa Marga, serta Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein. Kehadiran para pemangku kepentingan lintas sektor ini mencerminkan sinergi antarlembaga dalam memperkuat pelayanan publik serta memastikan kehadiran negara dalam pengelolaan keselamatan transportasi jalan tol.
Peninjauan difokuskan pada kesiapan infrastruktur jalan, fasilitas pendukung seperti penerangan dan kamera pemantau, serta skema rekayasa lalu lintas untuk mengurai potensi kepadatan, khususnya di KM 66 Tol Jakarta–Cikampek.
Dalam keterangannya, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana pengoperasian Tol Japek 2 Selatan sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan keselamatan berkendara dan kelancaran mobilitas masyarakat.
“Jasa Raharja mendukung pengoperasian Tol Japek 2 Selatan yang diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan arus mudik dan balik Idulfitri 2026. Kolaborasi antara Jasa Raharja, Jasa Marga, dan Korlantas Polri merupakan bentuk komitmen nyata untuk memastikan perjalanan yang lebih lancar, aman, dan berkeselamatan. Sinergi ini juga memastikan kesiapan respons dan penanganan kecelakaan secara optimal, sehingga korban dapat ditangani secara cepat dan tepat pada golden period guna menekan tingkat fatalitas,” ujar Awaluddin.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Jasa Raharja juga akan melakukan sosialisasi keselamatan berlalu lintas serta penyampaian informasi kepada masyarakat, sekaligus mendorong kedisiplinan pemudik agar perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman.
Sementara itu, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa Ruas Cipularang merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan kecelakaan yang memerlukan dukungan fasilitas keselamatan serta penanganan yang optimal.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan bahwa jalur fungsional Tol Japek 2 Selatan memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas nasional. “Tol Japek 2 Selatan sangat strategis untuk memecah kepadatan, terutama arus balik dari Bandung menuju Jakarta. Kami memastikan kesiapan dari aspek keselamatan agar jalur ini dapat difungsikan dengan aman dan nyaman,” jelasnya.
Sebagai BUMN yang tergabung dalam ekosistem Danantara Indonesia, Jasa Raharja terus memperkuat sinergi lintas sektor dengan semangat melayani sepenuh hati. Dukungan terhadap penguatan infrastruktur dan rekayasa lalu lintas ini sejalan dengan peran Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan melalui asuransi kecelakaan serta menghadirkan pelayanan prima bagi masyarakat.
Melalui kolaborasi berkelanjutan dengan Jasa Marga dan Korlantas Polri, Jasa Raharja menegaskan komitmennya dalam mendukung keselamatan berkendara dan pelayanan publik yang berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran negara dalam setiap aspek perjalanan di jalan tol. **(NN)






