RT.COM, Advance Training Latihan Kader (LK) III Tingkat Nasional yang digelar Badan Koordinasi (BADKO) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Provinsi Maluku diharapkan menjadi titik lahirnya generasi pemimpin yang visioner, berintegritas, dan siap mengabdi bagi kemajuan daerah maupun bangsa.
Harapan tersebut disampaikan Komisaris Utama PT PLN Energi Gas, Saiful Chaniago, usai menghadiri pembukaan LK III Tingkat Nasional BADKO HMI Maluku di Gedung Islamic Center Provinsi Maluku, Sabtu (25/7/2026).
Bagi Chaniago, LK III bukan sekadar tahapan kaderisasi tertinggi di HMI. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ruang strategis untuk membentuk karakter, memperkuat kapasitas kepemimpinan, serta menanamkan nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat.
Sebagai mantan Ketua BADKO HMI Maluku–Maluku Utara, ia mengaku memiliki harapan besar agar proses kaderisasi HMI terus melahirkan sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan, khususnya di Provinsi Maluku.
“Kaderisasi harus menjadi tempat lahirnya pemimpin yang memiliki cara berpikir visioner, berintegritas, serta mampu membaca dan menjawab persoalan masyarakat. Inilah esensi dari Advance Training atau LK III,” ujar Chaniago.
Menurutnya, Maluku membutuhkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga keberanian mengambil peran, menghadirkan gagasan inovatif, memperkuat persatuan, dan menjadi motor penggerak pembangunan yang berkelanjutan.
Ia optimistis kader HMI yang ditempa melalui proses kaderisasi berjenjang akan mampu tampil sebagai pemimpin yang membawa perubahan positif di berbagai bidang. Rekam jejak HMI yang telah melahirkan banyak tokoh nasional maupun daerah, kata dia, menjadi bukti bahwa organisasi ini memiliki kontribusi besar dalam mencetak pemimpin bangsa.
Karena itu, kualitas kaderisasi harus terus dipertahankan dan diperkuat agar tetap relevan dengan perkembangan zaman serta mampu menjawab tantangan yang semakin kompleks.
“Semoga LK III ini melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang cerdas, matang secara moral, memiliki kepedulian sosial, serta siap mengabdikan diri demi kemajuan Maluku dan Indonesia,” tutup Chaniago.Naskah ini dibuat dengan gaya hard news, diawali dengan poin utama (angle berita), kemudian diikuti kutipan dan penjelasan sehingga lebih menarik dan enak dibaca layaknya berita di media online.**(NN)






