Perkembangan SFV Selama Setahun Pada Desa Poka Menuai Hasil Yang Positif. Ini Kata Kades

REDAKSITIMOR.COM, Desa Poka, Kota Ambon Provinsi Maluku pada Tahun 2023 terpilih sebagai salah satu pengembangan “SMART FISHERIES VILLAGE (SFV) “.

Dengan kegiatan unggulan yaitu, ” Budidaya lobster 3 fase dan budidaya ikan kuwe sistem keramba jaring apung (KJA).

Bacaan Lainnya

Marthina.I.Kelbulan yang menjabat sebagai Kepala Desa Poka, dalam keterangan persnya diruang kerjanya. Jumat (27/9/2024) menegaskan bahwa dalam pengembangan SFV Desa Poka ini tak luput dari peran para penyuluh perikanan yang senantiasa masyarakat, serta yang pasti dukungan dari Pemkot Ambon, Provinsi Maluku dan stakeholder lainnya.

SFV ternyata bukan saja hanya melakukan program budidaya lobster dan ikan kuwe, ada juga program lain salah satunya seperti “Gerakan Bersih Poka Pantai” sebagai bagian dari rencana aksi penataan kawasan bebas dari sampah. Hal itu juga penting diperhatikan, karena pantai Poka seperti yang dilihat banyak menerima kiriman sampah pada pantai nya.

Terkait perkembangan SFV Desa Poka selama setahun ini, sudah berjalan dengan baik dan terstruktur. Sudah ada pembangunan dermaga untuk melihat ekowisata laut, pengaspalan jalan oleh pemerintah, serta kami pihak desa juga melakukan pemberdayaan, pengembangan investor,serta pemasangan jaring-jaring penahan sampah disekeliling wilayah pantai tersebut.”ujar Marthina

Marthina juga membahas perkembangan terhadap program budidaya lobster, “kalau lobster sendiri masih dalam BP3 karena melihat cuaca kemarin yang sangat beresiko. Dan untuk budidaya ikan kuwe, bukan hanya BUMDES tapi semua kelompok budidaya disitu sudah mendapatkan hasilnya. Karena kalau berbicara soal BUMDES berarti sudah ke lebih ke arah bisnis ya.”terang Marthina

Harapan Marthina sebagai kepala desa sendiri, berharap warga Desa Poka mau lebih lagi berpartisipasi erat dalam program SFV ini. Karena dengan berjalan nya program tersebut, sangat menguntungkan dan berdampak baik bagi wilayah desa Poka dan juga akan menjadi contoh awal yang dapat diikuti oleh desa-desa lain nya di Kota Ambon ini.”tutupnya ***(NN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *