HUT KONI Nasional ke-88, KONI Ambon Bagikan Masker Gratis dan Gelar Turnamen Catur Pelajar

RT.COM, Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) ke-88, KONI Kota Ambon menggelar sejumlah kegiatan yang melibatkan masyarakat, mulai dari pembagian masker gratis hingga turnamen catur tingkat SD dan SMP se-Kota Ambon.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya KONI Kota Ambon untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus mendorong pengembangan bakat dan prestasi olahraga sejak usia dini.

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, selaku Ketua Umum KONI Kota Ambon, secara resmi membuka Turnamen Catur tingkat SD dan SMP se-Kota Ambon di Pattimura Park, Kamis (15/10/2026).

Turnamen ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengasah kemampuan, mengembangkan bakat, serta memperoleh pengalaman berkompetisi dalam olahraga catur.

Dalam sambutannya, Bodewin menegaskan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) yang sehat, tangguh, berkualitas, dan berkarakter. Menurutnya, catur bukan sekadar permainan, tetapi juga sarana melatih kesabaran, kedisiplinan, ketajaman analisis, serta kemampuan berpikir strategis.

“Harapan kita, melalui turnamen ini, anak-anak SD dan SMP memiliki cukup waktu dan ruang untuk berkompetisi, sekaligus mengasah kemampuan, bakat, dan keterampilan mereka,” ujarnya.

Ia berharap turnamen tersebut dapat melahirkan atlet-atlet catur muda berbakat dari Kota Ambon yang mampu berprestasi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan atlet pelajar, KONI Kota Ambon bersama Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Ambon berencana memfasilitasi dan mengirimkan dua hingga empat atlet catur pelajar terbaik untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Tangerang.

Kesempatan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman bertanding sekaligus meningkatkan kemampuan para pecatur muda dalam menghadapi kompetisi di tingkat nasional.

Bodewin juga mengingatkan para guru pendamping agar memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan bakat nonakademik melalui kegiatan olahraga, tanpa mengabaikan pendidikan formal.

“Pintar bermain catur sama dengan pintar matematika, bahasa Inggris, dan lain-lain. Ke arah sanalah mestinya kita membina generasi muda Kota Ambon. Mereka tidak harus menjadi generalis, tetapi bisa spesifik pada bakat dan kemampuan masing-masing. Itu baru namanya anak yang berprestasi,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana dari Pengcab Percasi Kota Ambon, Mecky Pentury, melaporkan bahwa turnamen tersebut diikuti oleh 90 peserta yang berstatus pelajar SD dan SMP dari berbagai sekolah di Kota Ambon.

Ia berharap, dengan dukungan Pemerintah Kota Ambon dan KONI, turnamen catur pelajar dapat menjadi agenda rutin tahunan untuk menjaring serta membina atlet-atlet muda potensial.

Melalui rangkaian pembagian masker gratis dan turnamen catur pelajar ini, peringatan HUT KONI Nasional ke-88 di Kota Ambon tidak hanya menjadi momentum perayaan olahraga, tetapi juga sarana membangun kesadaran hidup sehat serta menumbuhkan generasi muda yang berprestasi.**(NN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *