Bocah 11 Tahun Di Oki Baru Namrole, Diterkam Buaya Sampai Saat Ini Belum Ditemukan

Redaksitimor.com, Seorang Anak Berusia 11 tahun di terkam buaya yang berlokasi di desa Oki Baru Kecamatan Namrole Kabupaten Buru Selatan, kejadian tersebut bermula saat korban dan ayah kandungnya mencari udang di air kali tersebut.

Informasi yang di himpun Redaksi Timor. Com dari babinsa Desa oki lama Sertu Ali Rahametan melalui pesan whatsapnya pada, Minggu 9/3/25 menjelaskan bahwa kejadian itu bermula saat korban sedang mencari udang. Ayah korban sempat meminta bantuan kepada masyarakat setempat untuk melakukan pencaharian korban namun belum membuahkan hasil.

Adapun identifikasi korban yang di terkam buaya sebagai berikut, Serangan buaya terhadap anak kecil

Adpun, Fakta – Faktanya,
Pada Hari Sabtu tanggal 8 Maret 2025 pukul 23.20 WIT telah terjadi serangan buaya terhadap salah seorang anak kecil yang bertempat di Desa Oki Baru kecamatan Namrole kabupaten Buru Selatan.

IAdapun identitas korban, Nama Fikram Bantam, Umur 11 tahun, Jenis kelamin Laki laki, Alamat : Desa Oke Baru kecamatan Namrole Kabupaten Buru Selatan.

Adapun Identitas saksi, Nama : Latoto. Bantam (Ayah kandung), Umur 43 tahun, Jenis kelamin : Laki laki, Alamat Desa Oki Baru kecamatan Namrole Kabupaten Buru Selatan.

Nama Onyong, Umur 11. tahun, Jenis kelamin Laki laki, Alamat Desa Oki Baru kecamatan Namrole. kab Buru Selatan.

Adapun kronologi kejadian Pada pukul 23.05 wit Korban bersama Ayah kandung dan satu orang temannya pergi ke pantai dan melaksanakan pencarian Udang di air Kali Tanani Desa Oki Baru. namun pada saat yang bersamaan korban menjauh dari Ayah Kandung.
Pada saat korban mendekati air Tanani tersebut tiba-tiba korban di serang oleh seekor buaya yang di saksikan langsung oleh Ayah kandung dan seorang temannya. emudian Ayah kandung memerintahkan temanya Korban untuk segera berlarian menuju pemukiman warga dan segera melapor ke Orang Tua Ibunya yang bernama Hajar dan seluruh warga.

Pada saat yang bersamaan Babinsa Desa Oki Lama Sertu Ali.Rahangmetan mengarahkan seluruh warga yang berada di Desa Oki Baru untuk turun ke tempat kejadian bersama sama melaksanakan pencarian terhadap korban dan disisir mulai dari pinggiran pantai sampai menuju telaga tempat korban di bawah oleh buaya.

Selanjutnya Babinsa Desa Oki Lama Sertu Ali. Rahangmetan dan seluruh warga melanjutkan pencarian ulang pada Hari Minggu tanggal 9 Maret 2025. Namun sampai saat ini Korban belum juga di temukan.

Himbauan dari Babinsa dan pemerintah desa agar lebih waspada dan berhati-hati lagi dalam mengontrol anak anaknya. Pada saat ini di Desa Oki Baru terkendala jaringan Telkomsel tidak stabil sehingga mengakibatkan keterlambatan informasi dan laporan ungkap Sertu Ali Rahametan Babinsa Oki lama dalam rilisnya yang diterima redaksitimor.com. (*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *