REDAKSITIMOR.COM, Dobo, Kepulauan Aru,- Kekuatan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Aru Dra. Temmy Oersipuny, M.Si dan Haddy Jumaidy Sale, SH, semakin hari semakin menguat. Banyak Tokoh-Tokoh berpengaruh di negeri berjulukan Mutia Indah Cendrawasih Lestari itu, dikabarkan telah merapat ke kubu Paslon Nomor Urut 01.
ALO Tabela sebagai salah satu Tokoh publik yang punya pengaruh besar, diketahui telah menentukan sikap politiknya mendukung Pasangan Calon dengan Jargon “Teman Juang” bahkan tidak segan-segan dirinya menempati posisi sebagai Koordinator Relawan “JAR LIR” dan siap mengarahkan gerbong kekuatannya untuk memenangkan Paslon Nomor Urut 01 pada pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Kepulauan Aru tanggal 27 November tahun 2024.
Mantan Kepala Dinas Perikanan Aru itu kepada sejumlah Media di Dobo, Sabtu, (28/09/2024) menyampaikan alasan keputusan politik dirinya mendukung Temy Oersipuny dan Hady Jumaidy Saleh, didasarkan pada agenda masyarakat adat yang menjadi salah satu komitmen dari Pasangan Calon Nomor Urut 01 itu.
Menurutnya, Relawan “JAR LIR” memiliki agenda utama yaitu perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat serta wilayah petuanan masyarakat adat, baik itu yang ada di darat maupun yang ada di laut, sehingga dengan Visi Misi Paslon “Teman Juang” yang juga mendukung perlindungan hak masyarakat adat maka sejalan dengan apa yang akan mereka perjuangkan.
“Kalau hak-hak masyarakat adat sudah terlindungi maka dengan sendirinya program pembangunan dapat berjalan sebagaimana kebutuhan masyarakat adat di Kabupaten Kepulauan Aru, tetapi akan salah ketika pembangunan dilakukan namun mengesampingkan hak masyarakat adat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Tabela menjelaskan bahwa untuk membangun di bidang perikanan hanya akan bisa dilakukan apabila sudah ada pemetaan wilayah adat, sebab tanpa hal itu, kewenangan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota terbatasi dengan adanya undang-undang 23 tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah yang berkaitan dengan penyelenggaran otonomi daerah. “Sehingga dengan pemetaan wilayah adat memberi ruang bagi pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Aru untuk mengambil bagian dalam pengelolaan di bidang perikanan,’’ Sambungnya.
Tabela sebagai Tokoh yang cukup dikenal, menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru dari Godor Juring sampai Juring Toitoi agar dapat menggunakan hak politiknya berdasarkan penilaian yang rasional terhadap Calon Kepala Daerah yang lebih berpihak kepada masyarakat adat.
“Sebab saat ini Kepulauan Aru menjadi salah satu wilayah yang terancam dengan investasi yang dapat merusak lingkungan dan mengesampingkan hak masyarakat adat Aru atas tanah dan laut yang menjadi warisan dari leluhur di tanah ini,” terang Pria asal Desa Warloy itu.
Pada deklarasi pendaftaran Pasangan Calon di KPU Kepulauan Aru, tanggal 29 Agustus lalu, Temy Oersipuny dalam pidato politiknya, menyebutkan akan mendorong perubahan status desa-desa di Aru menjadi desa adat, adalah merupakan salah satu program prioritas Paslon Nomor Urut 01.
Hal ini tentunya sejalan dengan agenda Relawan JAR LIR, bahkan pada clossing statementnya, Temy Oersipuny menyatakan mendukung upaya pemetaan wilayah adat desa dan pemetaan wilayah petuanan masyarakat adat Aru, sehingga masyarakat adat memiliki leluasa untuk berkembang menurut potensi dan kondisi daerahnya yang disesuaikan dengan perkembangan zaman dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Tim)






