{"id":1067,"date":"2024-10-01T22:51:40","date_gmt":"2024-10-01T22:51:40","guid":{"rendered":"https:\/\/redaksitimor.com\/?p=1067"},"modified":"2024-10-03T22:51:53","modified_gmt":"2024-10-03T22:51:53","slug":"temy-oersipuny-simbol-kebangkitan-perempuan-aru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/redaksitimor.com\/?p=1067","title":{"rendered":"TEMY OERSIPUNY SIMBOL KEBANGKITAN PEREMPUAN ARU"},"content":{"rendered":"<p><strong>REDAKSITIMOR.COM<\/strong>, Ruth Bader Ginsberg, mantan Hakim Agung sekaligus salah satu tokoh perempuan kenamaan Amerika Serikat pernah berujar \u201cPerempuan harus berada di tempat dimana banyak keputusan dibuat. Perempuan bukan seharusnya menjadi pengecualian\u201d.<\/p>\n<p>Pernyataan ini mengindikasikan betapa kaum perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam proses demokratisasi dan pengambilan keputusan, sebab sejatinya perempuan selalu berbicara dengan hati nurani, kasih sayang dan perasaan yang tulus dengan mengedepankan kepentingan banyak orang.<\/p>\n<p>Ini adalah modal utama yang tertambat secara lahiriah dalam diri setiap perempuan sehingga apabila mereka terlibat secara aktif dalam ruang pengambilan keputusan apalagi sebagai decision maker (pembuat keputusan) seperti Kepala Daerah, Wakil Rakyat, Menteri bahkan Presiden sekalipun, dipastikan keputusan politik yang diambil bermuara pada kebaikan publik.<\/p>\n<p>Terdapat banyak sekali pemimpin politik perempuan di dunia ini yang memiliki rekam jejak prestisius terutama terkait kebijakan politik yang mereka buat selama kepemimpinannya. Sebut saja Mercy Christy Barends, salah satu perempuan Aru hebat yang menjabat Anggota DPR-RI, Khofifah Indar Parawansa, mantan Gubernur Jawa Timur yang sekarang maju kembali, Tri Rismaharini, mantan Walikota Surabaya, Megawati Soekarno Putri, Presiden RI ke-5, atau Kamala Haris, Wakil Presiden AS yang saat ini didukung partai Demokrat maju Presiden AS, bahkan Ratu Elizabeth di Inggris.<\/p>\n<p>Mereka adalah sedikit dari begitu banyaknya daftar pemimpin politik perempuan mulai dari aras lokal, nasional hingga internasional yang mampu menavigasi masyarakatnya ke arah yang lebih baik melalui setiap kebijakan politik yang dibuat, sehingga rasanya di era yang semakin terbuka dan emansipatif ini, tak ada alasan yang rasional untuk menolak seorang perempuan menjadi pemimpin politik.<\/p>\n<p>Saat ini seluruh daerah di Indonesia termasuk Kabupaten Kepulauan Aru tengah memasuki fase Pilkada Serentak 2024 untuk menentukan siapa yang layak memimpin daerahnya lima tahun mendatang sebagai bagian dari rutinitas proses demokratisasi lima tahunan sekali di aras lokal.<\/p>\n<p>Di Kabupaten Kepulauan Aru sendiri terdapat dua pasangan calon (head to head) yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah setempat dimana salah satunya adalah perempuan Aru hebat yang bernama Dra.Temy Oursipuny,M.Si sebagai calon Bupati berpasangan dengan Hady Djumaidi Saleh sebagai calon Wakil Bupati yang diusung dan didukung oleh sejumlah partai politik seperti Hanura, PDI Perjuangan, Gerindra, PPP, Garuda, dan PSI.<\/p>\n<p>Yang sungguh mengagetkan publik adalah selama 20 tahun bagian Maluku yang bernama Kabupaten Kepulauan Aru ini berdiri sebagai sebuah daerah otonom, belum pernah ada perempuan yang menjadi Bupati padahal perempuan Aru (konar jar\/odar sar) memiliki kapasitas dan kapabilitas yang cukup untuk menjadi bupati.<\/p>\n<p>Hal ini mengafirmasi bahwa kran demokrasi di Kepulauan Aru sedang tersumbat karena proses sirkulasi elit berbasis gender tidak berjalan secara maksimal. Akibatnya upaya mengagregasi, mengakomodasi dan mengeksekusi kebijakan yang berorientasi kesetaraan gender (gender aquality oriented) menjadi mandek. Sederhananya, keadaan anomali demokrasi lokal di Kepulauan Aru tersebut justru mengorbankan kepentingan kaum perempuan Aru dalam percaturan politik.<\/p>\n<p>Ironisnya, selama ini perempuan Aru nampaknya selalu dipandang sebagai kelompok kelas dua di Kepulauan Aru. Mereka dianggap hanya bisa mengurusi urusan-urusan domestik rumah tangga seperti menyusui, mengasuh anak, mencuci pakaian, dan memasak. Bahkan perempuan Aru sangat jarang dilibatkan untuk membicarakan hal-hal strategis tentang masa depan, pembangunan ataupun penyelesaian suatu masalah yang terjadi di masyarakat. Bila ada sekelompok orang berkumpul membicarakan sesuatu hal penting, pasti perempuan Aru ditempatkan di bagian dapur untuk mengurusi logistik (makanan) kepada mereka yang sedang bermusyawarah.<\/p>\n<p>Kondisi perempuan Aru di pedesaan justru lebih memprihatinkan. Selain mengurusi rumah tangga, mereka juga kerapkali memancing ikan di laut, memasang perangkap kepiting di selat-selat hutan mangrove, mengangkut air bersih dengan perahu, termasuk berkebun. Karena begitu banyaknya tanggungjawab perempuan Aru di pedesaan, mereka akhirnya tidak dapat mengenyam pendidikan dengan baik. Level tertinggi pendidikan perempuan Aru yang hidup di pedesaan hanyalah sampai Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) bahkan kebanyakan tidak bersekolah.<\/p>\n<p>Mereka juga menjadi kelompok yang kurang mendapat layanan kesehatan yang layak. Di kota Dobo, kaum perempuan Aru bekerja menjadi penumbuk batu galian C di pesisir pantai. Tentu mereka butuh lapangan kerja yang lebih baik.<\/p>\n<p>Karena berbagai aktivitas berat tersebut ditambah dengan minimnya akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan, rata-rata perempuan Aru yang hidup di pedesaan memiliki postur tubuh yang tidak gemuk bahkan kurus dan daya pikir yang lemah.<\/p>\n<p>Fakta ini nampaknya sudah dianggap lumrah dan biasa saja padahal itu adalah kejahatan sistemik dan masif yang telah merenggut masa depan kaum perempuan Aru. Dengan kata lain, ini adalah banalitas kejahatan yang oleh Hannah Arendt didefinisikan sebagai kejahatan yang dianggap biasa saja oleh pelaku kejahatan tersebut karena ketumpulan Nurani dan kesadaran rasional.<\/p>\n<p>Yang sangat mengiris hati Nurani adalah berbagai kasus pelecehan seksual terhadap kaum perempuan Aru mulai dari yang berusia anak-anak, remaja sampai dewasa yang marak terjadi di negeri Jargaria itu hingga saat ini.<\/p>\n<p>Kaum perempuan Aru seolah hidup dalam bayang-bayang kekerasan yang nampaknya sulit sekali diatasi padahal hanya butuh ketegasan hukum yang adil.<br \/>\nPertanyaan kritisnya, bagaimana caranya untuk menyelamatkan masa depan kaum perempuan Aru dan membebaskan mereka dari situasi anomi ini sehingga pada titik tertentu kepentingan kaum perempuan Aru terakomodir dan dierksekusi menjadi kebijakan daerah? Hanya ada satu cara yaitu mendukung dan menjadikan perempuan Aru sebagai Bupati Kabupaten Kepulauan Aru. Sebab yang mengerti persoalan kaum perempuan Aru hanyalah perempuan Aru itu sendiri. Dan yang mampu memaksimalkan keadilan dan kesetaraan gender adalah perempuan Aru itu sendiri.<\/p>\n<p>Temy Oersipuny, perempuan Aru petarung yang baik dan rendah hati itu sudah berjuang dan maju sebagai salah satu kontestan Pilkada Aru. Dia telah menempuh jalan sunyi membawa suara hati puluhan ribu kaum perempuan Aru di panggung politik Pilkada Serentak ini. Bila kaum perempuan Aru menginginkan adanya kebijakan yang lebih adil bagi mereka demi memutus mata rantai seluruh persoalan problematik yang membunuh masa depan kaum perempuan Aru, Temy Oersipuny adalah jawaban dan solusinya.<\/p>\n<p>Sudah saatnya perempuan Aru bangkit dari keterpurukan dan nyalakan lilin keadilan gender demi masa depan Aru yang lebih baik. Sebab 20 tahun sudah kita menjadi daerah otonom namun keadaan daerah ini semakin memprihatinkan sehingga tidak salah apabila kali ini seluruh rakyat Aru, terutama kaum perempuan Aru memilih Temy Oersipuny sebagai Bupati Aru.<\/p>\n<p>Perempuan Aru sudah sangat layak dan harus menjadi orang nomor satu di Kabupaten Kepulauan Aru agar apa yang ditegaskan oleh Ginsberg di atas bahwa Perempuan harus berada di tempat dimana banyak keputusan dibuat menjadi terbukti. Sebab Temy Oersipuny adalah simbol kebangkitan perempuan Aru.<\/p>\n<p>Penulis adalah Collin Leppuy; Aktivis Muda Maluku. (*<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>REDAKSITIMOR.COM, Ruth Bader Ginsberg, mantan Hakim Agung sekaligus salah satu tokoh perempuan kenamaan Amerika Serikat&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1068,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,26],"tags":[],"newstopic":[65],"class_list":["post-1067","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-nasional","newstopic-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>TEMY OERSIPUNY SIMBOL KEBANGKITAN PEREMPUAN ARU - redaksi timor<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/redaksitimor.com\/?p=1067\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"TEMY OERSIPUNY SIMBOL KEBANGKITAN PEREMPUAN ARU - redaksi timor\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"REDAKSITIMOR.COM, Ruth Bader Ginsberg, mantan Hakim Agung sekaligus salah satu tokoh perempuan kenamaan Amerika Serikat&nbsp;[&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/redaksitimor.com\/?p=1067\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"redaksi timor\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-10-01T22:51:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-10-03T22:51:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/redaksitimor.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG-20241002-WA0331.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"redaksi timor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"redaksi timor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/redaksitimor.com\/?p=1067\",\"url\":\"https:\/\/redaksitimor.com\/?p=1067\",\"name\":\"TEMY OERSIPUNY SIMBOL KEBANGKITAN PEREMPUAN ARU - redaksi timor\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/redaksitimor.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-10-01T22:51:40+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-03T22:51:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/redaksitimor.com\/#\/schema\/person\/d79cce2757c1aa3a26620c1214f57b9b\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/redaksitimor.com\/?p=1067#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/redaksitimor.com\/?p=1067\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/redaksitimor.com\/?p=1067#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/redaksitimor.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"TEMY OERSIPUNY SIMBOL KEBANGKITAN PEREMPUAN ARU\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/redaksitimor.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/redaksitimor.com\/\",\"name\":\"redaksi timor\",\"description\":\"redaksi timor\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/redaksitimor.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/redaksitimor.com\/#\/schema\/person\/d79cce2757c1aa3a26620c1214f57b9b\",\"name\":\"redaksi timor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/redaksitimor.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1c474cd6e646540447e4efdbfd00ee2c15dad38e90a19d5015557d5efc2b9356?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1c474cd6e646540447e4efdbfd00ee2c15dad38e90a19d5015557d5efc2b9356?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"redaksi timor\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/redaksitimor.com\"],\"url\":\"https:\/\/redaksitimor.com\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"TEMY OERSIPUNY SIMBOL KEBANGKITAN PEREMPUAN ARU - redaksi timor","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/redaksitimor.com\/?p=1067","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"TEMY OERSIPUNY SIMBOL KEBANGKITAN PEREMPUAN ARU - redaksi timor","og_description":"REDAKSITIMOR.COM, Ruth Bader Ginsberg, mantan Hakim Agung sekaligus salah satu tokoh perempuan kenamaan Amerika Serikat&nbsp;[&hellip;]","og_url":"https:\/\/redaksitimor.com\/?p=1067","og_site_name":"redaksi timor","article_published_time":"2024-10-01T22:51:40+00:00","article_modified_time":"2024-10-03T22:51:53+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":720,"url":"https:\/\/redaksitimor.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG-20241002-WA0331.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"redaksi timor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"redaksi timor","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/redaksitimor.com\/?p=1067","url":"https:\/\/redaksitimor.com\/?p=1067","name":"TEMY OERSIPUNY SIMBOL KEBANGKITAN PEREMPUAN ARU - redaksi timor","isPartOf":{"@id":"https:\/\/redaksitimor.com\/#website"},"datePublished":"2024-10-01T22:51:40+00:00","dateModified":"2024-10-03T22:51:53+00:00","author":{"@id":"https:\/\/redaksitimor.com\/#\/schema\/person\/d79cce2757c1aa3a26620c1214f57b9b"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/redaksitimor.com\/?p=1067#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/redaksitimor.com\/?p=1067"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/redaksitimor.com\/?p=1067#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/redaksitimor.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"TEMY OERSIPUNY SIMBOL KEBANGKITAN PEREMPUAN ARU"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/redaksitimor.com\/#website","url":"https:\/\/redaksitimor.com\/","name":"redaksi timor","description":"redaksi timor","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/redaksitimor.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/redaksitimor.com\/#\/schema\/person\/d79cce2757c1aa3a26620c1214f57b9b","name":"redaksi timor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/redaksitimor.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1c474cd6e646540447e4efdbfd00ee2c15dad38e90a19d5015557d5efc2b9356?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1c474cd6e646540447e4efdbfd00ee2c15dad38e90a19d5015557d5efc2b9356?s=96&d=mm&r=g","caption":"redaksi timor"},"sameAs":["https:\/\/redaksitimor.com"],"url":"https:\/\/redaksitimor.com\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/redaksitimor.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1067","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/redaksitimor.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/redaksitimor.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/redaksitimor.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/redaksitimor.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1067"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/redaksitimor.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1067\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1069,"href":"https:\/\/redaksitimor.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1067\/revisions\/1069"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/redaksitimor.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1068"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/redaksitimor.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1067"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/redaksitimor.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1067"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/redaksitimor.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1067"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/redaksitimor.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=1067"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}